Blog, Bagai Pisau Bermata Dua

Blog, Bagai Pisau Bermata Dua

Blog biasanya diidentikan sebagai website pribadi. Biasanya blog berisi catatan harian, artikel, tulisan, foto hingga video. Menulis di blog memang bebas dan tidak ada aturan. Kita bisa menulis apa saja di blog. Namun, bagaimana jika isi suatu blog mengandung informasi yang bernuansakan SARA, sehingga bisa menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan?

Perkembangan internet yang sangat pesat turut dibarengi dengan perkembangan dunia blogging(aktivitas membuat blog). Aktivitas blogging semakin ramai dan jumlah blog pun semakin bertaburan diinternet. Topik yang diangkatpun bermacam-macam, mulai dari hobi, teknologi, sosial, budaya, politik hingga ekonomi.

Namun bagaimana jika ada suatu blog yang mengangkat tema yang bernuansakan SARA, seperti yang ramai kita dengar akhir-akhir ini mengenai suatu blog yang berisikan kartun/komik Nabi. Tentu ini menjadi polemik di masyarakat. Blog ini beralamat di url http://lapotuak.wordpress.com. Namun blog ini sudah di “bumi hanguskan” oleh pihak WordPress(penyedia jasa layanan blog) sejak beberapa hari yang lalu. Di wordpress sendiri ada syarat dan ketentuan layanan, terms of service, bahwa blog tidak boleh berisi hal-hal yang menyinggung orang lain.

Sebenarnya banyak keuntungan dari kita membuat blog, kita bisa terkenal, atau bahkan kita bisa memperoleh rupiah melalui blog. Tentunya dengan syarat apabila blog yang kita buat ramai dikunjungi. Mungkin inilah salah satu alasan si pembuat blog http://lapotuak.wordpress.com untuk mengangkat tema kartun/komik Nabi. Mungkin karena alasan ketenaran, atau sangat tragis sekali apabila hanya untuk “memburu dollar” dengan cara seperti ini. Atau mungkin ada alasan lain dibalik pembuatan blog “kontroversial” ini? Mungkin kita tidak akan pernah tau apa motif dibalik pembuatan blog ini apabila si pembuat blog ini tidak berhasil ditangkap? Inilah salah satu dampak negatif dari blog.

Pihak cybercrime Polri sendiri sudah memburu siapa pembuat blog ini. Tapi celakanya pembuat blog ini memakai identitas palsu, sehingga sulit untuk dilacak keberadaanya. Atau bahkan pihak cybercrime Polri sudah menyerah?

Tentunya apabila si pembuat blog ini tidak berhasil ditangkap, dikhawatirkan nantinya akan muncul lagi blog-blog sejenis. Kemungkinan ini akan tetap ada mengingat “catatan hitam” Indonesia yang menduduki peringkat ke-2 dunia dalam hal kejahatan internet(cybercrime). Dan satu fakta yang menarik bahwa di indonesia terdapat banyak bibit “hacker” jempolan, yang polisipun tidak kuasa untuk menangkapnya?

Di Indonesia sendiri sesungguhnya sudah ada aturan atau bahkan undang-undang yang mengatur tentang informasi dan transaksi elektronik(ITE). Yaitu UU No 11/2008. Dipasal ini disebutkan larangan menyebarkan informasi untuk menimbulkan kebencian dan permusuhan individu dan/atau masyarakat tertentu berdasarkan SARA. Dalam membuat blog sebenarnya ada kode etiknya, ada nilai-nilai yang diikuti bersama. Seperti layaknya pergaulan di dunia nyata, di dunia mayapun seharusnya saling menghargai.

Sebenarnya dalam membuat blog tidak bisa hanya sebatas iseng, perlu ditopang dengan wawasan, keingintahuan dan daya analisis yang mumpuni. Mencantumkan apapun di blog baik tulisan, artikel, foto, video tidak bisa hanya sebatas pemaparan ekspresi. Namun didasari atas kemampuan menulis ataupun fotografi yang baik, karena blog juga menunjukan siapa jati diri dan kualitas si pembuat blog.

Menulis dan mencantumkan apa saja adalah keasyikan para blogger, sekaligus sebagai kepuasan. Selain menjadi tempat mempublikasikan tulisan, artikel, foto maupun video, blog juga menjadi ajang mengumpul bagi komunitas tertentu yang mempunyai kesamaan minat. Mereka bertukar informasi dan sebagainya. Komunitas-komunitas seperti inilah yang menjadi kekuatan para pembuat blog untuk memperkaya wawasan. Inilah dampak positif dari adanya blog.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s